Tau gak alasan aku kemarin follow twitter baru kamu ? jujur alasan aku Cuma kepengen tau aja sebarapa banyak kamu menabur gula di raut wajah kamu. Tapi setelah aku lihat, kamu kebanyakan nabur gula . Soalnya yang aku liat kamu kaya lollipop, manis banget. Beda banget sama aku, kaya kecoa hitam yang di injek dora setiap kali pergi ke kebun stroberry.
Ehh, gimana hubungan kamu sama pacar kamu sekarang ? aku
harap baik baik aja yaa. walau sejujurnya aku masih suka berulangkali membayangkan
menjadi seseorang yang hidup satu atap bersamamu. Dalam diam yang baik pula aku
juga masih berusaha memantaskan diri menjadi seseorang yang selalu berada di
samping kamu.
Jujur saat ini aku udah takut meyakinkan diri sebagai
seseorang yang masih kamu ingat. Seperti bayangan – bayangan aku, kita
berpapasan gak sengaja di suatu tempat , lalu dengan gemeteran aku menatap
wajah kamu, begitupun kamu yang langsung menyunggingkan senyum manis , lalu
kita duduk berdua ngobrol tukeran pin bb dan deket lagi, kaya di ftv ftv itu
gitu loh. Tapi kayaknya gak mungkin deh, untuk ketemu aku aja kamu gak bakalan
mau.
Kata ibu aku cinta itu abadi , hanya keegoisanlah yang
membuatnya mati. Mungkin sampai saat ini aku benar benar gak punya rasa
keegoisan itu. Aku masih saja menjadi pengenang yang baik masa lalu kita.
Sampai aku benar benar susah buat
ngebuka hati untuk orang lain. Padahal orang yang bener bener aku sayangi lagi
sibuk mempersiapkan kebahagian bersama orang yang ia cintai. Iya orang itu
kamu.
Semenjak kamu pergi aku benar benar jadi pembohong. Aku
membohongi diri aku sendiri seakan akan kuat. Kehilangan kamu juga benar benar
mengajariku untuk mencintai sesuatu yang ada. Selalu menghargai seseorang yang
mencintai kita. Dulu aku selalu mencintai kamu begitu dalam, hingga aku
merasakan rasanya menjadi aku.
Tentang kamu , masih banyak yang kuingat loh , senyum ,tawa
, dan ucapan selamat tinggal yang menyisakan tangis air mata. Kamu ingat gak
pas kita dinner romantis dulu, aku kaya orang desa makan burger gak bisa pakai
pisau, lalu dengan romantisnya kamu nyuapin sesendok panchake stroberry yang
sengaja kamu belepotin di bibir aku, ? heuehu indah yaa.
Aku selalu percaya tuhan menjagamu melalui raga kekasihmu,
aku hanya perlu mengikhlaskan agar cinta yang tak dapat di persatukan bisa
memejam dengan tenang. Maafin ketidakmampuan aku yaa dalam menjagamu. Suatu
hari aku akan mencarimu kembali , namun selalu memperbaiki diri demi pantas
berdiri di samping kamu.
MRH

0 comments:
Post a Comment