’santai bro, gue bakal tetep asik koq. Gue bakal tetep nongkrong walaupun gue udah punya cewek’
Statmen yang bertahan Cuma 3 bulan di sebuah hubungan
pertemanan.
Akhir2 ini gue lagi berpikir serius karena merasa sedang
di hantui krisis teman.
Jadi cerita nya gini, beberapa teman deket gue sedang
mengalami fenomena asmara yang menyebabkan runtuhnya konsistensi pertemanan di
antara kami.
Fenomena ini terjadi akibat adanya kontradiksi hati yang
menimbulkan sebuah pilihan antara teman atau pacar. Waktu waktu yang mereka
harusnya luangkan untuk berkumpul dengan teman , malah mereka luangkan dengan
pacar mereka.
Sebenarnya buat gue gak ada masalah mereka mau tetep
ngumpul apa nggak, gue juga gak bisa ngelarang ngelarang, mereka masih punya
kehidupan lain koq. Tapi yang gue
permasalahin adalah tentang konsistensi pertemananya.
Dulu pada ngumbar janji bakalan tetep asik , tapi
nyatanya buat ngumpul aja kalian banyak alibinya.
Datang kalau lagi ada maunya , atau lagi susah aja. Hey
guys sory, gue bukan tebu yang bisa lo ambil manisnya doang.
gue ngomong gini bukan semata mata karena gue jomblo yang
selalu mendiskriminasi setiap pasangan yang lagi bahagia, gue ngomongin gini
karena gue peduli , gue gak kepengen kita terpisah jarak cuma gara gara masalah
cinta. Emang sih masalah yang satu ini sensitive banget.
Apalagi gue pernah ngalamin hal kaya gini pas jaman SMA
dulu, waktu itu gue lebih mentingin nganterin cewek gue belanja pakaian dalem ,
ketimbang ikut main futsal sama temen gue yang emang udah di rencanain jauh
jauh hari.
Sebagai teman, gue Cuma bisa ngingetin, bukan diam-diam
gue perbincangkan. Gue disini Cuma mau ngingetin aja koq gak lebih dari itu.
Seringkali lo menghabiskan detik demi detik waktu lo
sendiri hanya untuk sang kekasih, tanpa celah. Mungkin menurut lo, terlalu
berharga waktu kalau harus dihabiskan untuk kami. Bahkan pekerjaan lo sendiri.
Gue juga tau, pacar lo sesuatu yang teramat berharga. Bahkan
lo sendiri kerap menunjukkan kepada dunia ‘luar’ kalau pacar lo adalah yang
terbaik dari yang terbaik. Semua orang berhak tau kalau pacar lo sangat istimewa.
kalian memang pasangan paling bahagia, yang kami lihat dari media social.
Sekali lagi gue cuma
mengingatkan. Yang lo lakuin semuanya adalah proses ‘pencarian sesuatu'
terhadap kekasih lo. Ketika lo menganggap orang yang baru mengisi hidup adalah
jodoh lo sendiri, belahan jiwa lo, atau seseorang yang pantas jadi ibu atau
ayah dari anak-anak lo nanti, itu Cuma karena rasa penasaran lo doang. Sekali
lagi, penasaran.
Entah beberapa bulan setelahnya, setelah gak ada lagi yang
lo ‘cari’ dari pacar lo, Gue cuma ingin tanya, apakah lo masih bisa melakukan
semua ini ??
Jangan terlalu cepat untuk menyimpulkan kawan.(MRH)

0 comments:
Post a Comment