Jadi ceritanya di semester ini
saya mengambil mata kuliah bisnis inggris sebagai pelengkap 22 sks yang saya
dapat. Walaupun sebenarnya tidak terlalu penting , mata kuliah ini harus tetap
di ambil sebagai salah satu syarat lulus nanti.
Hal pertama yang terfikir dalam
benak saya ketika mendengar kata bahasa inggris adalah membosankan. Dalam sejarah
saya mengikuti pendidikan formal dari sekolah dasar sampai kuliah saya sama sekali
belum pernah mendapatkan nilai sempurna dalam pelajaran bahasa inggris. Kosa kata
bahasa inggris yang saya tau juga terbatas , hanya kata kata oh no oh yess ,
making love , big tits , big boobs itu saja yang saya tau.
Tapi jangan di artikan saya ini
anti asing gara gara tidak menyukai bahasa inggris. Saya juga tetap berusaha
untuk mau dan bisa menyukai bahasa inggris. Salah satu cara saya untuk
menumbuhkan rasa ingin belajar bahasa inggris dengan menonton film film
hollywod yang bergenre drama dan romantis. Karena kedua genre film tersebut
biasa nya menggunakan kosa kata dalam percakapan sehari hari, selain itu kita
juga tidak terlalu fokus pada adegan seperti saat kita menonton film action
yang sedikit menyampingkan percakapan.
The paddington menjadi salah satu
rujukan film untuk saya belajar bahasa inggris. Film ini akan membimbing kita
belajar bahasa inggris dengan santai dan mudah karena cerita pada film ini
alurnya sederhana. Sejujur nya film ini sedikit membuat saya malu. dalam film
ini di ceritakan seekor beruang yang fasih dalam berbicara inggris dengan aksen
britishnya, seekor beruang loh bisa berbahasa inggris, masa iya saya yang
manusia tidak bisa. Selain the paddington masih banyak lagi film yang bisa
sebagaI rujukan belajar bahasa inggris, seperti film forrest gump yang akan
membuat kita tertawa karena melihat tokoh utama nya yang selalu gugup ketika
berbicara dengan lawan jenis, Raja Inggris di The King’s Speech yang masih
harus belajar ngomong bahasa Inggris yang bakal jadi mood booster semangat
belajar , atau Kata-kata sederhana yang dinarasikan oleh Tom dalam 500 Days of
Summer yang punya artikulasi jelas dan pengucapan yang pelan sangat cocok buat
latihan listening.
Awalnya saya malas ketika memulai
pertemuan pertama pada mata kuliah bisnis inggris semester ini. Alasan nya
masih sama , membosankan. Karena menurut saya tidak ada bahasa yang lebih indah
dari pada bahasa jawa di dunia ini dalam esensi komunikasi sesama manusia. Tetapi
saat pertama kali masuk ruang kelas saya langsung di hadapakan pada bidadari
berhijab yang langsung meretakan rasa malas saya dalam kelas bisnis inggris ini. “Duh gusti panjenenengan pentol banget bisa
menciptakan wanita se indah ini, subhanallah” gumam saya saat pada pandangan
pertama itu. Muka nya sederhana , tidak ada bedak tebal yang membaluti, begitu
juga dengan bibir tipis nya yang tak tampak ada olesan lipstik. Sederhana sekali
wanita ini, sukma kenidahan dalam diri nya lah yang membuat saya terposana.
Selama sesi kelas tidak henti
henti nya saya memandangi wanita itu, wanita itu bagai candu yang dengan mudah nya saya
terima. Semoga bertemu denganmu membuat stagnan belajar bahasa inggris menjadi
lebih menyenangkan.
Saya duduk tepat di bangku
belakang wanita itu. Benak saya selalu saja ingin segera memulai konsep dasar
dalam sebuah perkenalan, basa basi. Tapi kali ini saya menahan diri untuk tidak
mendekati nya. Belajar dari pengalaman pada perkenalan sebelum sebelumnya saya
selalu terlalu dini menciptakan sebuah kenyamanan yang mana hal itu akan menjadi
duri dalam daging, atau dalam istilah kekinian nya baper. jadi untuk kali ini saya lebih memilih untuk diam dan cukup
menyimpan rasa kagum itu dalam hati saja.
Bukan saya tidak berani , toh
pada akhirnya juga sama ending nya. Persoalan culture differences dan personal
interest masih menjadi masalah utama. Saya masih belum bisa menjadi pribadi
yang baik dan menyenangkan kepada wanita yang saya yakini akan menjadi jodoh
saya.
Pada kesempatan kali ini saya
memilih untuk menyampingkan ego sifat ganas playboy yang ada dalam diri saya. Buat
apa saya repot repot untuk mencoba berkenalan pdkt dengan wanita itu jika
akhirnya saya baper sendiri. Tapi kan
belum di coba ? percayalah saya yang tau arah hati saya mau kemana, selagi
saya masih seperti ini sulit bagi saya untuk bisa berkomitmen dalam sebuah
hubungan. Untuk itu sekarang lebih baik saya terus berusaha memperbaiki pribadi
menjadi lebih baik dan menyenangkan. Bukanya tidak mau berjuang, tapi alangkah
baiknya seperti itu dari pada membuat sebuah hubungan singkat singkat seperti
sebelum sebelumnya. Saya lelah.
Mending membebaskan diri dulu, menjalani hidup penuh dengan kebebasan sangatlah menyenangkan. Kita bisa
mengeksplor segal hal baru yang sebelumnya kita belum pernah tau. Tidak pernah
ada ceritanya saya merasa bosan dengan kota ini, seluruh sudut selalu saya eksplor
untuk mendapatkan sesuatu hal baru. Sampai pada akhirnya sekarang kita memasuki
musim hujan, jakarta kembali menjadi kota yang tidak ramah dengan banjirnya. Rasanya
mungkin bulan ini saya akan sering menghabiskan waktu untuk di rumah dan
membaca buku buku.
Percayalah saya juga ingin
menjalani sebuah hubungan yang menyenangkan dan saling memberikan sebuah
kebaikan. Bukan seperti hubungan rumitnya Zainab dan siDoel anak sekolahan,
juga bukan sesederhana perasaan Mpret dan Elektra dalam Supernova Petir. Tapi untuk
masa ini saya memilih untuk tidak gegabah lagi dalam menyimpulkan cinta. Salah
satu resolusi saya adalah berusaha mengurangi area ragu-ragu dan lebih yakin
kepada diri sendiri. Kalau memang sudah saatnya berkomitmen lagi, pasti akan
ada jalan untuk menjalankan niat tersebut.
Teruntuk mbak mbak yang saya
kagumi di kelas bisnis inggris, jika memang kelas bisnis inggris di universitas
esa unggul bukan tempat saya untuk memperjuangkanmu, saya pastikan di
universitas alam semesta kelas dinamika kehidupan nanti lah saya akan berjuang
mati matian.
(MRH)
0 comments:
Post a Comment