Wednesday, June 17, 2015

BAPER INI MENYIKSAKU



Baper , sifat manusiawi yang di miliki setiap manusia (jomblo) yang sudah lama rindu akan belaian cinta.
Biasanya baper timbul apabila terjadi sebuah gesekan harapan hati antara dua pasangan manusia tanpa sebuah ikatan tetapi gesekan itu hanya membekas pada salah satunya saja.
Jujur gue trauma banget dengan yang namanya baper, entah kenapa setiap gue deket dengan cewek semua berakhiran dengan baper.  antara gue yang emang udah ngebet banget kepengen punya pacar apa gue yang terlalu dini menciptakan sebuah kenyamanan di dalam hubungan yang baru gue bangun tersebut. belum lagi  baper di ajak ketemuan sama mantan. ini persoalan yang gue hadapin beberapa bulan kemarin ,kita menjalani hari dimana layaknya sebuah hubungan percintaan, penuh dengan nostalgia , keluh kesah satu sama lain hingga kita benar benar merasa seperti sepasang kekasih kembali. Tapi endingnya dia membeku dalam sebuah kepastian, dia sudah tidak bisa memberi hati kepada gue lagi dengan keadaan hati gue yang sudah terlalu dalam tepelosok di lubang pengharapan cinta.

Dari beberapa kejadian itu akhirnya membuat gue berfikir untuk tidak terlalu berprasangka cinta kepada setiap orang yang gue suka. Gue takut apabila gue kebawa dalam arus kebaperan yang akan membuat kesempatan gue mendapatkan orang yang gue suka menjadi pupus.
Gue menjadi pribadi yang berpura pura apatis dalam hal cinta semata mata hanya ingin memastikan saja kalau perasaan gue tidak bertolak dengan wanita yang gue suka.

Kepuraan menjadi seorang apatis cinta gue tutupin menjadi seorang comedian social media. Emang basicnya gue seorang comedian sih, gue tergabung dalam komunitas stand up comedi tangerang.
Dari social media path,twitter,instagram semua hal tentang keresahan hidup gue ungkapin dengan komedi. Gue kepengan dengan apa yang gue resahkan di social media lewat tulisan komedi bisa membuat semua orang terhibur dan bahagia. Mulia sekali kan hati gue ? membahagiakan orang banyak tapi hati gue sendiri gak pernah bahagia. Bulshit.
Di dalam konsep kebahagian seseorang, cinta kepada pasangan lawan jenis masih di daftar urutan teratas setelah kebahagian dari orang tua, dan tentunya sahabat . Makanya tak bisa di pungkiri gue sangat ingin juga mendapat kebahagian dari cinta (pacaran).

Mungkin saat ini gue hanya harus menghilangkan rasa takut akan baper kepada setiap orang yang gue suka, gue harus berani melangkah ke arah pengharapan cinta yang pasti.
Berpura – pura apatis dengan cinta hanya membuat gue semakin jauh dengan cinta, kalau pun cinta akan bertepuk sebelah tangan, ingat perjuangan cinta akan membuat semua tangan cinta itu akan bertepuk.
MRH (orang yang lagi takut kena baper )

0 comments:

Post a Comment